Tak Lelah Berjuang, Yakin Ada Waktunya Menang

MAN 2 JOMBANG – Sabtu (31/10) kabar gembira kembali mewarnai MAN 2 Jombang di bidang bahasa dan sastra. Kabar ini pertama kali dibawah oleh  Syarifah Nabila, siswi kelas 12 Bahasa selaku pemenang Juara favorit lomba baca puisi yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Pendidikan (HIMAPRODI) Sastra Prancis Universitas Brawijaya Malang.

Berbeda dari tahun sebelumnya, acara ini dilaksanakan secara online di kediaman masing-masing peserta. Sehingga setiap peserta lomba hanya perlu membuat video yang selanjutnya diunggah di akun Instagram. Berbekal latihan intens selama kurang lebih sepekan, akhirnya MAN 2 Jombang maju sebagai pemenang terfavorit. Tentu saja hal ini mencuat rasa bangga pada seluruh warga MAN 2 Jombang, mengingat pandemi Covid-19 yang masih merebak, daya gerak peserta didik semakin terbatas untuk lebih produktif. Namun statemen ini berkali-kali merasa harus dihapus bagi warga MAN 2 Jombang, sebab selain berkesempatan menjadi juara, MAN 2 Jombang juga produktif menghasilkan karya-karya literasi selama pandemi ini. Read more “Tak Lelah Berjuang, Yakin Ada Waktunya Menang”

Jika Sama Dengan Nol

Oleh : Mohammad Kunsarwani

“Milikilah yang sedikit yang tidak dimiliki oleh banyak orang dan bersyukurlah.” – mkunsarwani

Menjadi guru di lembaga formal dengan latar belakang pendidikan non guru bagiku menjadi hal yang membuatku minder atau tidak percaya diri. Ditambah lagi, sekolah tempatku mengajar adalah sebuah madrasah yang berlokasi di dalam pondok pesantren besar dan kebanyakan teman-teman guru di tempatku mengajar adalah alumni perguruan tinggi negeri yang favorit di Jawa Timur khususnya dan sementara aku alumni perguruan tinggi swasta yang saat itu akreditasinya saja masih meragukan.

Maklum saja, aku beranggapan bahwa untuk menjadi guru sudah seharusnya memiliki ijazah sarjana kependidikan bagi mereka yang berangkat dari pendidikan tinggi umum atau tarbiyah bagi mereka yang berangkat dari pendidikan tinggi agama Islam. Jadi, bila dilihat dari gelar yang melekat, seharusnya guru itu memiliki gelar S.Pd., atau S.Pd.I. Sementara bagi guru lulusan sebelum 1990an gelar Drs. atau Dra. memang tidak bisa diketahui secara langsung. Lha gelarku SS, alumni dari perguruan tinggi swasta seakan semakin membuatku tidak nyaman dan merasa tidak cocok bila harus mengajar di sekolah formal milik negara.

Read more “Jika Sama Dengan Nol”

Pembukaan Rehab Gedung Menuai Berkah

MAN 2 Jombang – Pagi tadi, Selasa (18/8) MAN 2 Jombang mengadakan doa bersama dalam rangka pembukaan kegiatan “Rehab Gedung oleh PUPR” yang dihadiri khusus oleh Majelis Pimpinan Pondok Pesantren  Darul Ulum.

Kegiatan ini berlangsung di perpustakaan kebanggaan MAN 2 Jombang, sebagai salah satu bangunan yang menjadi sasaran untuk direhab berat (dibongkar total) pihak PUPR. Kepala Madrasah, Bapak H. Musthofa, S.Pd.,M.Pd.I menjelaskan bahwa rehab ini terbagi menjadi dua jenis, yakni berat yang meliputi hampir seluruh bangunan MAN 2 Jombang di sebelah utara, sedang rehab ringan meliputi Lab. Bahasa, Lab. Komputer dan dua kelas di atasnya.

Doa bersama yang berlangsung dengan khidmat dan memenuhi protokol kesehatan ini, menumbuhkan kembali kesadaran akan keberkahan hadirnya Covid-19 yang merebak dari beberapa bulan lalu. Pasalnya dengan adanya Covid-19 ini, turut memudahkan berjalannya kegiatan yang perlu menghilangkan banyak ruang kelas untuk sementara. “Berkah ini, ya. Berkah korona juga. Kita jadi tidak bingung-bingung mengatur siswa untuk libur, tapi sudah diliburkan dengan keadaan,” ungkap KH. Zaimmuddin WA, S.U dalam sambutan acara tersebut yang disambut renyahnya gelak tawa warga MAN 2 Jombang.

Gedung yang akan direhab ini diharapkan bisa menjadi sarana baru yang lebih nyaman dan bermanfaat untuk MAN 2 Jombang ke depan. Aamiin.